Ini adalah ilmu yang paling mantap yang pernah saya peroleh di tempat kerja saya yang pertama. Dalam sebuah diskusi, sang direktur bertanya kepada semua engineer, sebuah pertanyaan dasar, "What's the different between column and wall?". Beberapa orang memberikan jawaban sesuai keyakinan dan kepercayaan masing-masing. Ada yang menjawab, "Column is intended to carry axial load, while lateral load dipikul ama wall". Ternyata jawabannya kurang tepat.
Sebelum saya kasih tau jawabannya, ada kasus lain. Misalnya anda ketemu komponen struktur seperti gambar di bawah ini..

pertanyaanya adalah.. struktur yang vertikal itu... kolom atau dinding?
Mungkin ada yang jawab dengan bermacam-macam istilah yang diberi bumbu, misalnya... kolom tipis, kolom langsing (ini tentu kurang tepat, walopun kita tau maksutnya), malah ada yang jawab itu adalah dinding pendek.
Nah, sebagai teknisi alias engineer, kita tidak perlu nebak-nebak lagi itu kolom atau dinding. Kalau saya disuguhi pertanyaan seperti itu, maka saya akan jawab "tidak tahu". Saya harus tau dulu tulangannya seperti apa, baru saya bisa jawab itu kolom atau dinding.
(selengkapnya...)



versus
sebenarnya sudah banyak terdapat di buku-buku yang membahas desain balok beton bertulang. Di sini kami coba membuat grafik yang sama. Tapi, kami coba tidak sekedar memberi grafik, tapi juga membuat grafik, bagaimana menurunkan persamaan grafik tersebut.
dengan inersia penampang
, lebih populer dengan istilah
. Ternyata eh ternyata... lendutan itu harus dibatasi, karena itu menyangkut masalah kenyamanan. SNI-Beton-2002 kali ini dengan tegas membuat butir tersendiri, yaitu butir 9.5 tentang Kontrol Terhadap Lendutan.
Komentar Terakhir