Dasar-Dasar Beton (2) Karakteristik Beton

Posted by admin on 22-Dec-2009 under Struktur Beton | 11 Comments to Read

book1_29127_image002Ada empat karakteristik utama dari beton, yaitu :
Workability, Cohesiveness, Strength, dan Durability.

Beton memiliki tiga kondisi tahapan bentuk, yaitu :
Plastic, Setting, dan Hardening.

TAHAPAN KONDISI BETON

balok_295_image002

Tahap Plastis. Ketika bahan-bahan beton pertama kali dicampurkan, bentuknya menyerupai sebuah “adonan”. Lunak,  encer, sehingga dapat dituang dan dibentuk menjadi bermacam-macam bentuk. Tahapan ini dinamakan kondisi plastis. Beton harus dalam kondisi plastis pada saat penuangan (pengecoran) dan pemadatan (kompaksi).

Karakteristik yang paling penting di kondisi plastis ini adalah workability dan cohesiveness.

Kaki kita akan tenggelam jika mencoba berdiri di atas beton yang masih dalam kondisi plastis.

balok_295_image004


Tahap Setting. Selanjutnya, beton akan mulai mengeras dan kaku. Ketika beton tidak lagi lunak, dan mulai mengeras, kondisinya dinamakan setting. Setting terjadi setelah kompaksi (pemadatan) dan pemolesan akhir (finishing). Beton yang basah seperti becek akan lebih mudah ditempatkan tetapi lebih sulit untuk dilakukan finishing.

Jika kita menginjakkan kaki di atas beton yang sedang setting, kaki kita tidak akan tenggelam, tetapi jejak kaki kita akan muncul di permukaan beton tersebut.

balok_295_image006

Tahap Pengerasan (hardening). Setelah melalui tahap setting, beton mulai mengeras dan mencapai kekuatannya. Karakteristik yang ada pada tahap ini adalah kekuatan dan durabilitas (daya tahan).

Kaki kita tidak akan meninggalkan jejak jika diinjakkan di atas beton yang sudah mengeras.

balok_295_image008

WORKABILITY

Workability adalah kemampuan untuk dilaksanakan atau dikerjakan, yang meliputi bagaimana beton itu mudah untuk dibawa dan ditempatkan di mana-mana, mudah dikerjakan, mudah dipadatkan, dan mudah untuk dilakukan finishing.

Beton yang cenderung “kering” alias kekurangan air tentu saja agak susah dibentuk, susah dipindahkan, bahkan nantinya susah difinishing. Kalo tidak dibangun dengan benar, beton tersebut tidak akan kuat dan tahan lama.

Workability beton dapat diuji dengan melakukan slump test.  Pengujian ini akan dibahas di bagian ke-3.

Apa saja yang mempengaruhi workability?

  1. Jumlah semen pasta (adukan semen). Semen pasta adalah campuran semen dan air. Semakin banyak pasta semen yang dicampur dengan aggregat kasar dan halus, maka semakin besar workabilitynya.
  2. Tingkat gradasi aggregat. Well-graded (tergradasi dengan baik), permukaan halus, dan bentuk cenderung bulat cenderung meningkatkan workability dari campuran beton.

Untuk meningkatkan workability, dapat dilakukan dengan

  • Menambah pasta semen (air + semen)
  • Menggunakan well-graded aggregat
  • Menggunakan admixture

Warning!!
Sebaiknya hindari peningkatan workability dengan menambahkan air saja, sebab dapat menurangi kekuatan dan daya tahan beton.

balok_295_image0101

KEKUATAN DAN DAYA TAHAN.

Beton yang baik terbuat dari material yang kuat dan tahan lama secara alami. Maksudnya, jika material pembentuk beton sudah kuat dan tahan, bisa dijamin beton yang dihasilkan juga lebih kuat. Ciri-cirinya beton yang kuat dan memiliki daya tahan yang tinggi adalah: padat, kedap air (tidak berpori), tahan terhadap perubahan suhu, dan tahan terhadap keausan dan pelapukan.

Kekuatan dan daya tahan saling berhubungan. Semakin tinggi kekuatan (mutu) beton, semakin tinggi pula daya tahannya.

Beton yang baik sangat penting untuk melindungi besi tulangan yang ada di dalam inti beton. Kekuatan beton biasanya diukur dengan Uji Kekuatan Beton. Tentang pengujian ini juga akan dibahas di bagian ke-3.

balok_295_image012

Kekuatan dan daya tahan sangat ditentukan oleh:

  1. Pemadatan. Pemadatan ini betujuan untuk menghilangkan udara yang ada di dalam beton. Tentu saja pemadatan ini dilakukan ketika beton masih cair.
  2. Pemeliharaan (Curing). Curing adalah “membasahi” beton yang sudah setting (keras) untuk beberapa waktu tertentu. Tujuannya adalah untuk mengurangi penguapan air yang berlebihan, sehingga air yang ada di dalam campuran beton dapat bereaksi secara optimal. Semakin lama proses curing, semakin tinggi daya tahan beton yang dihasilkan.
  3. Cuaca. Cuaca yang agak hangat dapat membuat beton mencapai kekuatan yang tinggi dalam waktu yang tidak lama.
  4. Tipe Semen. Tipe semen yang berbeda juga berpengaruh terhadap kekuatan dan daya tahan beton.
  5. Rasio air terhadap semen, biasa disebut w/c ratio. Kebanyakan air atau kekuarangan semen dapat mengakibatkan beton menjadi tidak kuat dan tentu saja tidak tahan lama. W/C ratio adalah perbandingan BERAT air terhadap BERAT semen. Karena berat 1 liter air sama dengan 1 kg, maka orang lebih banyak menggunakan perbandingan VOLUME air (dalam liter) terhadap BERAT semen (dalam kg).
balok_295_image014

Bersambung..
Semoga bermanfaat[]

  • ekdw said,

    first of all,, i wanna say “yaa Allah,,,terima kasih telah menciptakan orang seperti juragan,,”

    second,,mmmmm,,,nanti ajja dehh,,,

  • admin said,

    “Ya Allah, terima kasih telah menciptakan orang yang senantiasa bersyukur dan mendoakan orang lain..”

  • Eko Prasetyo said,

    tulisan mengenai beton sungguh menarik dan mudah dimengerti..

  • kusnadi said,

    saya ingin membuat rancangan campuran beton dengan workabilitas yang bermacam-macam (slump 10, 15, 20) tampa mengubah kuat tekan rencana, bagaimana caranya?

  • Erwin said,

    Really…really great job juragan. A very useful knowledge in CE Field for us. Thanks so much yah Gan. Barokallah buat Juragan…saya jadi penasaran pengen kenal ama juragan nih. Bolehkan?he2

    salam satu jiwa

  • suryanto said,

    terima kasih infonya, buat tambah wawasan

  • Surianto said,

    Salam kenal, saya alumnus Teknik Arsitektur.
    Saya ingin bertanya, kalau yang ingin saya kerjakan dinding Cast in-situ Concrete K300. dengan finish expose concrete (dengan artian tanpa sentuhan akhir plesteran atau acian setelah pengecoran), apakah ada metoda khusus untuk pengerjaannya supaya hasil yang didapat maksimal? dari bekisting, cara pasang bekisting, dan campuran dalam semen.

    Mohon pencerahannya & terimakasih sebelumnya..

  • Hasim said,

    Ikut nimbrung jg deh,..slam kenal,….
    Semoga Allah slalu mnambah ilmu dan rezki juragan,….:) ,.Amin!!
    Terima kasih,..

  • ahmad said,

    mintak kirimi ke email yah tolong^-^

  • wied said,

    agan, boleh ngopy ga ? akan saya sertakan sumbernya, soalnya bahasa yang agan pakai mudah dimengerti orang umum,, buat kliping saya… boleh ya… sukron,,

  • Dijual Tanah Malang Raya said,

    tidak ada beton yang tak retak ^_^

Add A Comment