Posting via One Note

Waste Water Tank
(166-T-501)

Thursday,
January 19, 2012

4:45 PM

 

 

shell thickness

6 mm

shell weight

7850 x
(pi*14*12.5*0.006)
= 25895 kg

roof weight

250 kg/m2 *
(pi*14^2/4)
= 38485 kg

 

 

Astaga….  wow… Saya ngga tau apakah saya yang katrok atau memang ketinggalan jaman..

 

Tapi… this is so cooooooooll… absolutely
coolll..

Ngeblog dari microsoft office. Wow!!!!!

 

Sekarang kesempatan untuk sharing benar-benar lebih … duh.. masih speechless nih..

Benar-benar.. mantap.. canggih. Saat ini saya sedang menggunakan MS One Note, dari MS Office 2007.

 

Hellow… Office 2007 kan sudah muncul dari jaman kapan, gan….

 

Iya.. cuman waktu itu saya sudah coba berpindah, tapi ternyata membuat drawing di MS Office 2007 tidak semudah dan secepat MS Office 2003. Ribet. Kenapa patokan saya adalah membuat drawing? Karena sebagian besar pekerjaan membuat ilustrasi entah itu untuk artikel di website ini, maupun untuk kerjaan, saya lakukan dengan bantuan MS Excel 2003. Karena sedikit kesulitan akhirnya saya kembali ke Office 2003.

 

Nah.. beberapa hari terakhir ini saya coba beralih ke MS Office 2007. Butuh sedikit penyesuaian, karena ternyata ada beberapa trik yang bisa berjalan di MS Excel 2003 tapi tidak berhasil kalo diterapkan di Excel 2007. Alhamdulillah pekerjaan membuat ilustrasi sudah mulai berjalan lancar. Tinggal mencari trik-trik baru.

 

Nah… hari ini secara tidak sengaja saya masuk ke salah satu program bawaan MS Office 2007 yang tidak ada di  Office 2003, yaitu One Note.
Benar-benar nggak sengaja.. alias terdampar. Waktu melihat One Note… wah… keren juga, tapi mau dipake buat apa ya? Akhirnya ketemu satu fitur yang luar biasa… blog! Sebenarnya ini ada di MS Word 2007, tapi… ngeblog pake MS Word kesannya kaku banget! Beda dengan One Note ini… bisa ngatur layout sepuasnya, bisa bikin gambar ilustrasi dengan mudah… dll

 

 

Created with Microsoft Office OneNote
2007
One place for all your notes and information

8 thoughts on “Posting via One Note

    1. admin

      Sebagian besar iya. Tapi nggak semua Fisika… khusus Fisika kesetimbangan saja yang paling banyak dibahas. Konsep gaya, tegangan, regangan, inersia, elastisitas.
      Untuk tingkat lanjut bisa ke dinamika (osilasi), energi, bahkan ada sedikit kimanya juga… terutama tentang material-material yg berhubungan dengan konstruksi

      Reply
  1. pak iksan

    thanks gan..nais inpo..

    sy mah baru tahu one note stelah baca porstingan juragan diatas..
    *bener2.katroksekali.co.id, pdhal sy didepan kompi yg ada ms.office nya krg lbh udah 9 th..xixixixxi

    Reply
  2. ediesa

    ya namanya manusia harus selalu belajar soal ilmu dasarnya sama orang tehnik itu lebih baik paling tidak mengerti ilmu tehnik yang lain, kalau mendapat ilmu baru seharusnya disebar biar nanti bisa mendapatkan yang lain….ilmu itu tidak dibawah mati loh…cuma kebaikan dan kejelekan yang dibawah….

    Reply
  3. halomoan

    sekedar tambahan :

    wong civil juga bisa ngitung tebal plate shellnya mengacu pada standard API 650,

    t=[{4.9*D*(H-0.3)*G)/Sd]+CA======> API650 5.6.3.2

    Reply
  4. admin

    @Pak Arif,
    Itu cuma tabel biasa, pak… seperti tabel pada MS Word. Seharusnya bisa insert MS Excel juga tapi saya belum coba.

    Mengenai sketsa yang bapak sebut sebagai “silo”, itu sebenarnya strorage tank. Wujudnya mirip-mirip dengan gambar di bawah:

    Untuk menghitung ketebalan pelatnya, biasanya dilakukan oleh mechanical engineering, tergantung dari isi tanki tersebut.
    Untuk desain tanki secara keseluruhan paling sedikit melibatkan 3 disiplin:

    – Process Engineering, mereka menentukan kebutuhan volume tanki, diameter dan ketinggian tanki, isi tanki, kondisi operation seperti apa, kondisi test (full), dll.

    – Mechanical Engineering, mereka menentukan tebal tanki, spesifikasi material, dan kebutuhan-kebutuhan equipment penunjang. Mereka juga yang menghitung berat kosong tanki, berat dalam kondisi normal operation, dan berat dalam kondisi test.
    Kadang, kalo diperlukan, Mechanical Engineer juga yang menghitung reaksi (yaitu Momen guling dan gasa geser) pada dasar tanki akibat gempa. Soalnya perilaku material sewaktu ada gempa tentu berbeda dengan bangunan sipil biasa. Seperti contoh air di dalam gelas, jika gelasnya digoyang-goyang secara horizontal, ada efek limpasan airnya. Begitu juga dengan cairan yang ada di dalam tanki. Standard yang digunakan juga bukan standar perencanaan yang biasa digunakan oleh Civil Engineer.. untuk beban gempa pada tanki pada umumnya mengacu ke API 650 (American Petroleum Institue)

    – Civil Engineering. Mereka mendesain struktur atap tanki (jika bentang/diameternya sangat besar), dan tentu saja pondasinya. Bekalnya adalah data beban yang dikeluarkan oleh Mechanical Engineering. Ada kasus-kasus tertentu, beban gempanya dihitung sendiri oleh Civil Engineer. Standar yang digunakan ada 2: ASCE atau UBC. ASCE lebih lengkap dan lebih mendekati API. UBC lebih simpel dan lebih konservatif.

    (mohon dikoreksi)

    Reply
  5. muhammad arif amiruddin

    wah sangat menarik,

    dilihat dari tabel disamping gambar, ada perhitungan singkat, apakah itu seperti cell di dalam excel
    ,untuk menghitung ketebalan plat yang diperlukan untuk silo diatas pakai program apa ya?
    terima kasih, sebelumnya

    Reply

Boleh komentar di sini