Beamax – Analisis Balok Sederhana Yang Sangat Praktis

Oleh : juragan | Freeware | 21/04/10 |

Lama nggak ngulas tentang freeware. Kali ini kami coba perkenalkan sebuah software gratis, ringan, dan bermanfaat bagi yang membutuhkan. :) Nama softwarenya adalah BEAMAX. Mungkin beberapa pembaca sudah pernah mendengar namanya. Software ini tidak tergolong sebagai software populer di lingkungan teknik sipil khususnya struktur karena memang fiturnya sangat yang sangat minim.

Sesuai namanya, BEAMAX adalah software untuk analisis balok.
beamax01
(selengkapnya…)

Download Artikel (2)

Oleh : juragan | Download | 19/04/10 |

Artikel
April ini ternyata kesibukan belum juga mereda. Beberapa draft artikel masih terbengkalai. Untuk mengisi kekosongan, kami ingin berbagi beberapa koleksi artikel-artikel yang juga kami peroleh dari internet, seminar, diskusi, dan sumber-sumber lainnya. Mungkin beberapa dari pembaca sudah familiar dengan beberapa berikut ini.

  1. Aspek Rekayasa Gempa pada Desain Bangunan Rumah Sederhana
  2. Daktilitas Struktur Dengan Belt Truss (highrise)
  3. (selengkapnya…)

Contoh Perhitungan dan Desain Balok Beton dengan SAP2000 (bag 1)

Oleh : juragan | Artikel Beton | 06/04/10 |

Ada contoh kasus seperti gambar di bawah ini:
SAP2000 balok 001

Versi SAP yang kami gunakan adalah SAP2000 Student Version 7.4.0, gratis, jadi tidak ada beban moral untuk digunakan dan disebarluaskan. :)

Model SAP2000 dari balok di atas adalah seperti gambar di bawah. (klik untuk memperbesar)
SAP2000 balok 002

Untuk menggambar model tersebut dengan cepat, bisa dengan menggunakan cara:

  1. Klik menu File → New Model From Template (pastikan unit yang aktif adalah kN-m)
  2. Pilih “Continuous Beam” (pojok kiri atas)

    SAP2000 balok 003
  3. (selengkapnya…)

Dasar-Dasar Beton (4) Komposisi dan Pencampuran Beton

Oleh : juragan | Teknologi Beton | 10/03/10 |

adukan beton

Adukan Beton direncanakan sedemikian rupa sehingga beton yang dihasilkan dapat dengan mudah dikerjakan dengan biaya yang serendah mungkin tentu saja.
Beton harus mempunyai workabilitas yang tinggi, memiliki sifat kohesi yang tinggi saat dalam kondisi plastis (belum mengeras), sehingga beton yang dihasilkan cukup kuat dan tahan lama.
Adukan (campuran) beton harus mempertimbangkan lingkungan di mana beton tersebut akan berdiri, misalnya di lingkungan tepi laut, atau beban-beban yang berat, atau kondisi cuaca yang ekstrim.

PROPORSIONAL
Reminder: Beton adalah campuran antara semen, agregat kasar dan halus, air, dan zat aditif.

Komposisi yang berbeda-beda di antara bahan baku beton mempengaruhi sifat beton yang dihasilkan pada akhirnya. Pembagian ini biasanya diukur dalam satuan berat. Pengukuran berdasarkan volume juga sebenarnya bisa, dan lebih banyak dilakukan pada konstruksi skala kecil, misalnya rumah tinggal.

(selengkapnya…)

CheatSheet Pembebanan Struktur

Oleh : juragan | Aplikasi Sipil-Struktur | 23/02/10 |


CheatSheet kedua ini berisi tentang ringkasan pembebanan struktur yang sering dilakukan dalam perhitungan.

CheatSheet ini secara umum berisi tentang:
1. Daftar beban mati dan beban hidup yang sering digunakan.
2. Ringkasan Kombinasi Pembebanan
3. Reduksi Beban Hidup
4. Faktor Reduksi Kekuatan Nominal (Beton, Baja, Komposit, Kayu, Baut dan Las)

Referensi CheatSheet:
1. Peraturan Pembebanan untuk Gedung 1987
2. SNI Baja, Beton, dan Kayu
3. Beberapa peraturan pembebanan lain (IBC, AS, dll)

Link untuk mendownload (buka jendela baru):

Semoga Bermanfaat.[]

Memahami Daktilitas Material

Oleh : juragan | Konstruksi Tahan Gempa | 22/02/10 |


Kita sering mendengar istilah daktilitas, tapi mungkin agak-agak kurang paham apa maknanya. Saya sendiri sebenarnya sedikit “alergi” jika mendengar atau membaca istilah-istilah “asing”, apalagi kalau yang dibaca adalah artikel ilmiah, ditambah lagi jika artikelnya dalam bahasa Inggris. Otak saya akan bekerja 3 kali lebih keras, hehe.

Daktilitas berlawanan dengan kegetasan. Waduh, istilah apa pula tuh? Daktilitas adalah kata benda, kata sifatnya adalah daktail. Sementara lawannya adalah getas (kata sifat) istilah “Londo”-nya brittle, sehingga kata bendanya adalah kegetasan. (kok jadi belajar Bahasa Indonesia ya?)

Anyway, kalau getas jujur saja bagi saya pribadi lebih gampang dipahami. Karena kalau mendengar kata getas saya langsung ingat dengan KERUPUK. Tapi kalau mendengar kata daktail, saya tidak bisa menemukan makanan yang sifatnya daktail (permen karet mungkin iya, tapi saya tidak doyan permen karet), makanya lebih susah memahami daktail daripada getas. :D

Kembali ke topik. (selengkapnya…)